ADIKSI INTERNET, POLA ASUH DAN DEPRESI PADA REMAJA PASCA PANDEMI COVID-19

Authors

DOI:

https://doi.org/10.35760/psi.2025.v18i1.391

Keywords:

Adiksi internet, Depresi, Remaja, Pasca pandemi COVID-19

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengakibatkan berbagai perubahan besar, salah satunya dalam penggunaan internet oleh masyarakat. Total waktu yang dihabiskan masyarakat untuk penggunaan internet selama masa pandemi COVID-19 terus meningkat secara signifikan. Adiksi internet yang persisten dapat menimbulkan berbagai dampak yang berujung pada timbulnya depresi, terutama pada remaja. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara adiksi internet dengan depresi pada remaja pasca pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain cross-sectional. Alat ukur yang digunakan adalah KDAI untuk mengukur tingkat adiksi internet dan CDI untuk skrining depresi. Responden adalah siswa-siswi SMAN 1 Mataram dan SMAN 5 Mataram yang berusia 14 hingga 17 tahun (n = 115), yang diambil secara proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adiksi internet memiliki hubungan yang signifikan terhadap kecenderungan terjadinya depresi pada remaja pasca pandemi COVID-19, dengan risiko yang meningkat hingga 4.1 kali lipat. Angka kejadian adiksi internet pada remaja pasca pandemi COVID-19 sebesar 27.8% dan resiko depresi remaja pasca pandemi COVID-19 yang terdeteksi sebesar 57.4%.

References

Bibelia, J., Hidayati, N., & Somantri, I. (2021). Pola asuh orang tua pada remaja dengan kecanduan internet. Holistik Jurnal Kesehatan, 15, 166–175. https://doi.org/10.33024/hjk.v15i1.4629

Caponnetto, P., Inguscio, L., Valeri, S., Maglia, M., Polosa, R., Lai, C., & Mazzoni, G. (2021). Smartphone addiction across the lifetime during Italian lockdown for COVID-19. Journal of Addictive Diseases, 39(4), 441–449. https://doi.org/10.1080/10550887.2021.1889751

Darmayanti, N., & Tarbiyah, F. (2008). Meta-analisis: Gender dan depresi pada remaja. Jurnal Psikologi, 35(2), 164–180.

Dasdemir, F., Orbatu, D., Bektaş, M., & Özkan, B. (2022). Impact of the coronavirus disease 2019 pandemic on obesity, internet addiction, and sleep quality in adolescents. Journal of Pediatric Nursing, 66, 196–201. doi: 10.1016/j.pedn.2022.07.011

Dianoviana, K. (2018). Depresi pada remaja: Gejala dan permasalahannya. Jurnal Psikogenesis, 6(1), 69–78.

Endriyani, S., Lestari, R. D., Lestari, E., & Napitu, I. C. (2022). Gangguan mental emosional dan depresi pada remaja. Healthcare Nursing Journal, 4(2), 429-434. https://www.bajangjournal.com/index.php/J-ABDI/article/view/3641/2684

Fitriana, V., & Mustafida, S. (2019). Gambaran pola asuh keluarga dengan tingkat depresi pada remaja. Jurnal Profesi Keperawatan, 6(1), 91–104. http://jurnal.akperkridahusada.ac.id/index.php/jpk/article/view/65

Hakim, S. N., & Raj, A. A. (2017). Dampak kecanduan internet (internet addiction) pada remaja. Jurnal UNISSULA, 978-602–22(2), 280–284. jurnal.unissula.ac.id/index.php/ippi/article/download/2200/1662

Huang, M., Liu, T., & Su, C. (2016). The association between internet addiction and depression. Taiwanese Journal of Psychiatry, 30(4), 241–249.

Indra, C. M., Dundu, A. E., & Kairupan, B. H. R. (2019). Hubungan kecanduan internet dengan depresi pada pelajar kelas XI di SMA Negeri 9 Binsus Manado Tahun Ajaran 2018/2019. Jurnal Medik dan Rehabilitasi, 1(3), 1–10.

Kathrine, L. (2022). Mental health and the pandemic: Issues and solutions. https://www.medicalnewstoday.com/articles/pandemic-impact-on-mental-health-a-global-overview

Kurniasanti, K. S., Assandi, P., Ismail, R. I., Wiwie, M., Nasrun, S., & Wiguna, T. (2019). Internet addiction: A new addiction ? Medical Journal of Indonesia, 28(1), 82–91.

Leach, C. R., Rees-Punia, E., Newton, C. C., Chantaprasopsuk, S., Patel, A. V., & Westmaas, J. L. (2021). Stressors and other pandemic-related predictors of prospective changes in psychological distress. The Lancet Regional Health - Americas, 4(100069), 1–8. https://doi.org/10.1016/j.lana.2021.100069

Li, Y. Y., Sun, Y., Meng, S. Q., Bao, Y. P., Cheng, J. L., Chang, X. W., Ran, M. S., Sun, Y. K., Kosten, T., Strang, J., Lu, L., & Shi, J. (2021). Internet addiction increases in the general population during COVID-19: Evidence from China. The American Journal on Addictions, 30, 389–397. https://doi.org/10.1111/ajad.13156

Liu, Q., Wang, Y., & Zhang, Y. (2020). Parenting styles and adolescent internet addiction: The mediating role of self-control. Children and Youth Services Review, 119, 105688.

Mandasari, L., & Tobing, D. L. (2020). Tingkat depresi dengan ide bunuh diri pada remaja. Indonesian Jurnal of Health Development, 2(1), 1–7. https://ijhd.upnvj.ac.id/index.php/ijhd/article/view/33

Meirianto, M. T. (2018). Hubungan antara kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada Remaja. (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Islam Indonesia.

Melina, S. A., & Herbawani, C. K. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental remaja selama pandemi COVID-19: Tinjauan literatur. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(4), 286–291. https://doi.org/10.14710/mkmi.21.4.286-291

Mulyati, T., & Frieda, N. (2018). Kecanduan smartphone ditinjau dari kontrol diri dan jenis kelamin pada siswa SMA Mardisiswa Semarang. Jurnal Empati, 7(4), 152–161.

Ostovar, S., Allahyar, N., Aminpoor, H., Moafian, F., Nor, M. B. M., & Griffiths, M. D. (2016). Internet addiction and its psychosocial risks (depression, anxiety, stress and loneliness) among Iranian adolescents and young adults: A structural equation model in a cross-sectional study. International Journal of Mental Health and Addiction, 14(3), 257–267. https://doi.org/10.1007/s11469-015-9628-0

Prihayanti, N. K. T., Swedarma, K. E., & Nurhesti, P. O. Y. (2021). Hubungan kecanduan internet dengan gejala depresi pada remaja. Coping: Community of Publishing in Nursing, 9(3), 347. https://doi.org/10.24843/coping.2021.v09.i03.p14

Pusat Kesehatan Reproduksi, University of Queensland, & Johns Hopkins Bloomberg Schooll of Public Health. (2022). Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS):Laporan Penelitian.

Rachmawati, A. A. (2020). Darurat kesehatan mental bagi remaja: Environmental Geography Student Association. https://egsa.geo.ugm.ac.id/2020/11/27/darurat-kesehatan-mental-bagi-remaja/

Racine, N., McArthur, B. A., Cooke, J. E., Eirich, R., Zhu, J., & Madigan, S. (2021). Global prevalence of depressive and anxiety symptoms in children and adolescents during COVID-19: A meta-analysis. JAMA Pediatrics, 175(11), 1142–1150. https://doi.org/10.1001/ jamapediatrics.2021.2482

Raihana, P. A. (2010). Perbedaan kecenderungan kecanduan internet ditinjau dari tipe kepribadian intovert-ekstrovert dan jenis kelamin. Skripsi (tidak diterbitkan). Universitas Sebelas Maret.

Ramadhanti, A. A. (2020). Hubungan antara tipe pola asuh dan depresi pada remaja. Jimki, 8(2), 60–65.

Safitri, Y., & Hidayati, N. E. (2013). Hubungan antara pola asuh orang tua dengan tingkat depresi remaja di SMK 10 November Semarang. Jurnal Keperawatan Jiwa, 1(1), 11–17.

Saputra, A. (2019). Survei penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa Kota Padang menggunakan teori Uses and Gratifications. Baca: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 40(2), 207. https://doi.org/10.14203/j.baca.v40i2.476

Setiawan, A. (2021). Internet, primadona kala pandemi. https://www.indonesia.go.id/kategori/budaya/3103/internet-primadona-kala-pandemi

Siste, K., Hanafi, E., Sen, L. T., Christian, H., Adrian, Siswidiani, L. P., Limawan, A. P., Murtani, B. J., & Suwartono, C. (2020). The impact of physical distancing and associated factors towards internet addiction among adults in Indonesia during COVID-19 pandemic: A nationwide web-based study. Frontiers in Psychiatry, 11, 1–11. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2020.580977

Suryaningsih, S., Fakhri, N., & Ridfah, A. (2021). Shyness dan kecanduan internet pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 1(1), 68–78.

Taywade, A., & Khubalkar, R. (2019). Gender differences in smartphone usage patterns of adolescents. The International Journal of Indian Psychology, 7, 509–515. https://doi.org/10.25215/0704.060

Tim CNN Indonesia. (2021). Survei: 19,3 Persen Anak Indonesia Kecanduan Internet. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20211002135419-255-702502/survei-193-persen-anak-indonesia-kecanduan-internet

Tujuwale, A., Rottie, J., Wowiling, F., Kairupan, R., Studi, P., Keperawatan, I., & Kedokteran, F. (2016). Hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat depresi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Amurang. EJournal Keperawatan, 4(1), 1–8.

Utami, T. W., & Nurhayati, F. (2019). Kecanduan internet berhubungan dengan interaksi sosial remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 33. https://doi.org/10.26714/jkj.7.1.2019.33-38

Whiting, A., & Williams, D. (2013). Why people use social media: A uses and gratifications approach. Qualitative Market Research: An International Journal, 16(4), 362–369. https://doi.org/10.1108/QMR-06-2013-0041

Yongky, Y. (1990). Penentuan validitas dan reliabilitas Child Depression Inventory. Universitas Indonesia.

Young, K. S. (2009). Understanding online gaming addiction. The American Journal of Family Therapy, 37, 355–372.

Zamalloa, C. O. Z, & Fuentes, M. S. C. (2017). Frequency of internet addiction and development of social skills in adolescents in an urban area of Lima. Medwave, 17(1), e6857. https://doi.org/10.5867/medwave.2017.01.6857

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dwiputri, A. R., Karuniawaty, T. P., & Parwata, W. S. S. (2025). ADIKSI INTERNET, POLA ASUH DAN DEPRESI PADA REMAJA PASCA PANDEMI COVID-19. Jurnal Psikologi, 18(1), 85-99. https://doi.org/10.35760/psi.2025.v18i1.391

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.