BUDAYA ORGANISASI, KECERDASAN EMOSI DAN KINERJA PEGAWAI PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA

A.A. Anwar Prabu Mangkunegara, Nurmansyah Latuconsina

Abstract


Pemerintahan DKI Jakarta diharapkan mampu membangun pemerintah yang baik di mana pegawainya harus mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati, cepat, ramah tamah, mematuhi nilai-nilai, norma-norma dan peraturan yang berlaku. Penelitian ini difokuskan pada pengaruh budaya organisasi dan kecerdasan emosi terhadap kinerja pegawai Biro Perlengkapan Provinsi DKI Jakarta. Pendekatan penelitian digunakan kuantitatif dengan survei eksplanatori (kuesioner). Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan analisis statistika inferensial dengan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi secara umum diklasifikasikan kuat, kecerdasan emosi dan kinerja pegawai tinggi. Hasil analisis statistika inferensial menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kecerdasan emosi pegawai berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan (bersama-sama). Berdasarkan hasil penelitian ini, budaya organisasi perlu ditingkatkan secara nyata guna membangun budaya organisasi yang kuat, pimpinan harus mengidentifikasi nilai-nilai yang dikembangkan dengan persetujuan pegawai. Pegawai juga perlu memahami pentingnya pemahaman budaya organisasi dan kecerdasan emosi di lingkungan kerja agar mampu mencapai kinerja tinggi.
Kata Kunci: Budaya organisasi, Kecerdasan emosi, Kinerja


Full Text:

Abstrak


Copyright ©2009 Universitas Gunadarma