PERANAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMPREDIKSI RESILIENSI MAHASISWA TAHUN PERTAMA YANG MERANTAU DI JAKARTA

Devita Cahya Permata, Ratih Arruum Listiyandini

Abstract


Fenomena mahasiswa perantau umumnya bertujuan untuk meraih kesuksesan melalui kualitas pendidikan yang lebih baik pada bidang yang diinginkan. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa masalah unik yang dialami mahasiswa perantau adalah masalah intrapersonal dan interpersonal yang disebabkan oleh proses penyesuaian diri. Untuk mengatasi berbagai tantangan atau permasalahan yang ada maka diperlukan peran orang tua dari setiap mahasiswa, supaya menjadi pribadi resilien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan pola asuh orang tua terhadap pembentukkan resiliensi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 150 orang mahasiswa tahun pertama yang merantau di Jakarta. Penelitian ini menggunakan skala PAQ untuk mengukur pola asuh orang tua dan skala CD-RISC untuk mengukur resiliensi. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa terdapat peranan pola asuh orang tua terhadap resiliensi mahasiswa tahun pertama yang merantau di Jakarta. Pola asuh yang paling berperan terhadap resiliensi adalah pola asuh ibu otoritatif, sedangkan pola asuh yang tidak berperan terhadap resiliensi adalah pola asuh ayah permisif. Kombinasi pola asuh orang tua yang paling berperan paling besar terhadap resiliensi adalah kombinasi pola asuh ibu otoritatif dan pola asuh ayah otoritatif, sedangkan kombinasi pola asuh orang tua yang berperan paling kecil terhadap resiliensi adalah kombinasi pola asuh ayah otoritarian dan pola asuh ibu permisif.

Full Text:

FULL PAPER