PENGARUH LAMA WAKTU PENGERINGAN CALON BENIH JAGUNG (Zea mays L.) DI DALAM RUMAH PENGERING TERHADAP MUTU FISIOLOGIS BENIH
DOI:
https://doi.org/10.35760/jpp.2025.v9i2.35Kata Kunci:
Benih jagung, Lama waktu pengeringan, Efek rumah pengering, Mutu fisiologis benihAbstrak
Pengeringan yang tidak optimal disebabkan oleh penanganan pascapanen yang kurang tepat dan cuaca yang tidak stabil dapat menurunkan mutu benih. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu pengeringan calon benih jagung menggunakan rumah pengering dengan efek rumah kaca terhadap mutu fisiologis benih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan taraf lama waktu pengeringan, yaitu 8 jam (W1), 16 jam (W2), 24 jam (W3), dan 32 jam (W4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan selama 32 jam (W4) memberikan hasil terbaik dengan kadar air 11.3%, kecepatan tumbuh 24.97%/etmal, daya kecambah 95.90%, indeks vigor 85,50%, susut bobot pengeringan 11.70%, dan laju pengeringan 0.3594%/jam. Secara umum, semakin lama pengeringan menurunkan kadar air dan meningkatkan kecepatan tumbuh, daya kecambah, serta indeks vigor benih. Penggunaan rumah pengering berbasis efek rumah kaca dinilai efektif untuk meningkatkan mutu fisiologis benih jagung. Namun pemeliharaan dan pengaturan komponen rumah pengering sangat penting diperhatikan agar proses pengeringan berjalan optimal
Unduhan
Referensi
Adilistyani, W., Asih, P. R., Munambar, S., & Juhariah, J. 2022. Aplikasi Beberapa Bahan Invigorasi Untuk Meningkatkan Viabilitas Benih Jagung ( Zea mays L .) Pada Beberapa Taraf. AGROTECH Research Journal 3, 6-11.
Ansar, A., Murad, M., Sukmawaty, S., & Wati, S. (2020). Pengaruh Jenis Kemasan dan Suhu Penyimpanan Terhadap Karakteristik Fisik Jagung Manis Segar (Zea mays L.). Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem 8, 147-154.
Ardiansyah, R. 2014. Teknik Sterilisasi Eksplan dan Induksi Tunas dalam Mikropropagasi Tembesu. Jurnal Silvikultur Tropika 5, 167-173.
Arsyad, M. 2018. Effects of Drying on Decreasing of Moisture Content and Maize Weight (Zea mays L.) for Variety of BISI 2 and NK22. Jurnal Agropolitan, 5, 44–52.
Hadi, S. 2015. Laju Pengeringan Kapulaga Menggunakan Alat Pengering Efek Rumah Kaca dengan Bantuan Tungku Biomassa. Jurnal Teknik Mesin 5, 49-58.
Humas Badan Standarisasi Nasional (BSN). 2013. Bahaya Aflatoksin pada Beras. Diakses pada tanggal 14 Juli 2023 melalui https://www.bsn.go.id/main/berita/berita_det/4221/Bahaya-Aflatoksin-padaBeras#:~:text=Padahal%20aflatoksin%20adalah%20senyawa%20organik,%2C%20kacang%20tanah%2C%20dan%20kedelai
Fahrur Rozi. 2022. Laporan Tugas Akhir Uji Kinerja Pengering Portable Dryer House Untuk Pengeringan Lada Hitam. Di dalam: Modul atau Laporan Pendidikan dan Pelatihan Pertanian. Diakses pada tanggal 14 Juli 2023 melalui https://repository.pertanian.go.id/items/33c6172c-3ce4-4c31-a055-02295c74f831
Fajrina, H. N. 2018. Uji Viabilitas Benih Melon (Cucumis melo L.) pada Berbagai Taraf Waktu Penyimpanan Buah dan Pengeringan Biji. Plantropica: Journal of Agricultural Science 4, 1-23.
Humair, N. 2014. Kesesuaian Model Pengeringan Lapisan Tipis Kunyit (Curcuma domestica Val). Skripsi, Program Studi Keteknikan Pertanian Jurusan Teknologi Pertanian, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Hasid, R. 1999. Pengaruh Penurunan Kadar Air Terhadap Perubahan Fisiologis Benih Kakao (Theobroma cacao L.). Tesis, Sekolah Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Ismandari, T. 2023. Optimasi Suhu dan Waktu Pengeringan pada Kegiatan Pascapanen Jagung. Teknologi Pangan: Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian 14, 132–145.
International Seed Testing Assocoation (ISTA). 2018. Seed Science and Technology International Rules for Seed Testing. International Testing Association, Zuruch.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia (KEMENTAN RI). 2013. Data Statistik Ketahanan Pangan Tahun (2012). Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BPS) 2013. Jakarta.
Kementerian pertanian (KEMENTAN). 2021. Buku Statistik Pertanian 2021. Jakarta.
Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia (KEPMENTAN RI). 2018. Petunjuk Teknis Produksi Benih Tanaman Pangan, 29. Diakses pada tanggal 14 Juli 2023 melalui
https://fungsional.pertanian.go.id/ujikompjf/assets/file/elearning/elearning_72_5d92c5e8d9ac7.pdf
Lisa, M., Lutfi, M., & Susilo, B. 2015. Pengaruh Suhu dan Lama Pengeringan terhadap Mutu Tepung Jamur Tiram Putih (Plaerotus ostreatus). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem 3, 270-279.
Nabila, T. I. 2022. Review: Penanganan Pengeringan dan Pergudangan Bahan Baku Jagung untuk Pakan Unggas. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan 4, 27.
Rahmat, M., Patang, & Rais, M. 2019. Uji Pengeringan Biji Jagung (Zea mays. Sp) Menggunakan Alat Pengering Biji Bijian Tipe Rak (Tray Dryer). Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian 5, 222-229.
Risdianti, D., Murad, & Putra, G. M. D. 2019. Kajian Pengeringan Jahe (Zingiber officinale Rosc.) Berdasarkan Perubahan Geometrik dan Warna Menggunakan Metode Image Analysis. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem 7, 249-257.
Ridha, R., Syahril, M., & Juanda, B. R. 2017. Viabilitas dan Vigoritas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) Akibat Perendaman dalam Ekstrak Telur Keong Mas. Jurnal Penelitian 4, 84-90.
Seuk, J. M., Nino, J., & Tuas, M. A. 2022. Efektivitas Waktu Pengeringan Udara Alamiah terhadap Kualitas Sarang Semut (Myrmecodia tuberosa) Menggunakan Tipe Pengeringan Batch Dryer. Savana Cendana: Junral Pertanian Konservasi Lahan Kering 7, 73-76.
Siagian, S. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara. Jakarta.
Simanjuntak, R., S. 2021. Studi Kinetika Pengeringan Umbi Talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) Secara Alami (Natural Drying). Skripsi, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara. Medan.
Triyadi, D., Wahyuni, A., Hakim, N. A., & Tianigut, G. 2023. Peningkatan Performansi Benih Kedelai Edamame (Glycine max L. Merrill.) yang Telah Mengalami Deteriorasi melalui Metode Priming. Planta Simbiosa: Jurnal Tanaman Pangan dan Hortikultura 5, 22-36.
Zuhri, D. A. M. 2022. Pengaruh Suhu pada Pengering Tipe Lorong Terhadap Proses Pengeringan Umbi Talas. Laporan Tugas Akhir, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia. Banten.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Download Journal Template (DOCX)
Universitas Gunadarma