GAMBARAN PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA MENGENAI SWAMEDIKASI DIARE PADA BALITA DI WILAYAH RW 03 KELURAHAN MENTENG JAKARTA PUSAT TAHUN 2023

Sonia Yulia Putri
Universitas Binawan
Indonesia
Aji Aji Humaedi
Universitas Binawan
Indonesia
Bunga Destiyana
Universitas Binawan
Indonesia

Abstract
Diare adalah masalah yang sering dialami di masyarakat, terutama pada balita (bawah lima tahun). Wilayah Jakarta Pusat memiliki angka diare pada balita mencapai 9110 dari 6000 kasus diare pada tahun 2020. Untuk melakukan swamedikasi diare pada balita, diperlukan pengetahuan yang baik agar swamedikasi dapat dilakukan dengan benar dan aman serta diharapkan dapat menurunkan tingkat keparahan akibat diare. Selain itu, faktor ibu berperan penting dalam kejadian diare pada balita. Karena ibu adalah orang yang paling dekat dengan bayi, pengetahuan dan sikap ibu tentang penyakit diare berdampak pada perilaku ibu dan masalah kesehatan keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan ibu rumah tangga mengenai swamedikasi diare pada balita di RW 03 Kelurahan Menteng Jakarta Pusat tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah secara deskriptif menggunakan instrumen kuesioner dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling serta analisis data dengan IBM SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang diare dan swamedikasi dilihat dari hasil pretest, postest, dan pascapostest dengan nilai sig 0.00 < 0.05. Selain itu, pada uji spearman pengetahuan dengan swamediksi didapatkan nilai sig 0.00 < 0.05 terdapat korelasi pengetahuan dengan swamedikasi. Maka dapat disimpulkan bahwa penyuluhan di RW 03 Kelurahan Menteng Jakarta Pusat berdampak signifikan terhadap responden dalam pengetahuan dan wawasan terkait swamedikasi diare serta diharapkan meningkatkan derajat Kesehatan Masyarakat tersebut.
Keywords
Diare, Balita, Tingkat Pengetahuan, Swamedikasi
References

Nur’aini, S. N., & Sulistyawati, E. Penurunan frekuensi buang air besar dan konsistensi feses dengan menggunakan madu. Holistic Nursing Care Approach 2022; 2(1): 11.

Dewi, K. W. K. dkk. Panduan Belajar Koas : Ilmu Kesehatan Anak. In Price,A. Sylvia. Patofisiologi. 2017.

Hastuty, M., & Utami, S. N. Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di Kelurahan Bangkinang Kota Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2017. Jurnal Doppler 2019; 3(2):32-47.

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia. 2021.

Hardiyanto Soegiantoro, et al. Peningakatan Pengetahuan Masyarakat terhadap Diare dan Swamedikasi Diare. Angewandte Chemie International Edition 2022; 6(11): 951–952.

Vainy, T. palmasari, Untari, E. K., & Rizkifani, S. Efektivitas Pemberian Edukasi (Leaflet) Terhadap Pengetahuan Swamedikasi Diare Anak Pada Orang Tua Murid Taman Kanak-Kanak Di Kecamatan Pontianak Barat Dan Pontianak Tenggara Tahun 2019-2020. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN 4 2021; 4(1), 33–42.

Sitoyo, S dan Sodik, M. Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing. 2015.

Nurhayati. Ayo Cegah Diare. Pantera. 2020.

Sanaky, M. M. Analisis Faktor-Faktor Keterlambatan Pada Proyek Pembangunan Gedung Asrama Man 1 Tulehu Maluku Tengah. Jurnal Simetrik 2021; 11(1): 432.

Mehta, C. R., & Patel, N. SPSS exact tests. 2015.

Notoatmodjo, Soekidjo. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. 2014.

Arikunto. (2014). Evaluasi Program Pendidikan. Bumi Aksara.

Bambungan YM. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Swamedikasi Diare pada Masyarakat di Distrik Mariat Kabupaten Sorong. Global Health Science 2014; 5(2): 73–77.

Humrah, Safiyanthy, I., Wong, A., & Mukarrahmah, S. Gambaran Pengetahuan Ibu Balita Dalam Penanganan Awal Balita Diare di Desa Bone Kec, Bajeng Kab. Gowa Tahun 2017. Midwife journal 2018; 5(01): 1–7.

Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi

Information
PDF
319 times PDF : 368 times