Page Header Logo

JURNAL ILMIAH DESAIN & KONSTRUKSI

PERENCANAAN PENANGGULANGAN LONGSORAN PADA PROYEK JALAN DI LOKASI BAYAH,PROVINSI BANTEN PADA STA 2+920 S.D STA 3+920

Sri Wulandari, Syarifudin Firmansyah

Abstract

Proyek perencanaan jalan di lokasi Bayah, Provinsi Banten, terdapat perbedaan
elevasi muka tanah pada sisi kanan-kiri jalan. Sehingga, ruas jalan yang melalui
daerah tersebut perlu dilakukan analisa kemantapan dan penanggulangan longsoran
terhadap lereng tersebut secara tepat.Pada penulisan ini dalam melakukan analisa
terlebih dahulu menentukan geometri lereng yang tepat, dalam perencanaan ini
dilakukan dengan metode penanggaan (Benching), karena dapat menambah gaya
penahan dan mengurangi gaya dorongan dibandingkan dengan metode pelandaian
biasa. Prinsip dasar penaggulangan longsor mengurangi gaya dorong dan menambah
gaya penahan.Dalam perhitungan kestabilan lereng di penulisan ini dilakukan dengan
2 metode analisis, yaitu metode Fennelius dan Bishop. Metode Bishop dianalisis
secara trial and error dalam menentukan nilai safety factor, sedangkan metode
Fennelius dianalisis berdasarkan kondisi lapangan. Selain dengan cara perhitungan
manual dapat pula dilakukan dengan menggunakan program bantu Slope/w, dimana
hasil nilai safety factornya tidak menunjukkan perbedaan yang jauh.Adapun dilakukan
konstruksi penahan tanah pada kaki lereng, yaitu digunakan dinding penahan tanah
tipe kantilever. Dimana tinggi maximum 8 meter. Dinding penahan tanah kantilever
disebut juga ”T” walls sebab bentuknya seperti huruf T terbalik. Tekanan tanah lateral
dihitung dengan metode Rankine, karenan lebih sesuai dengan jenis tanah yang didapat
PT. Geomarindex.Dari hasil yang dilakukan pada perencanaan penanggulangan
longsoran, diSTA 2 + 920 (kiri) kontur lereng dengan metode penanggaan, stabilitas
lerengNilai Safety factor 1,33 (metode Fennelius) dan metode Bishop nilai safety
factor1,36. Kondisi tersebut aman karena FS>1. Hasil selisih perhitungan
Stabilitas Lereng dengan metode Fennelius dan Bishop antara manual dan program
bantu slope/w memiliki selisih sekitar 0,09 % s.d 4.39 %. Pada Perencanaan dinding
penahan tanah didapat Safety Factor terhadap gulingan sebesar 2,63 dan terhadap
gulingan sebesar 1,597 lebih besar dari 1,5 (faktor yang diijinkan).

Full Text:

ABSTRACT

Article Metrics

Article view : 110 times
ABSTRACT : 43 times