PENGARUH BREAK-EVEN POINT TERHADAP PERENCANAAN LABA PADA CV YAPANMAS PORTIG PRIMA.

Supriyo Hartadi, S. Tiwi Anggraeni

Abstract

Dalam perencanaan laba, perusahaan dapat menggunakan analisis Break-even
Point. Break-even Point adalah suatu keadaan di mana perusahaan tidak
memperoleh keuntungan ataupun mengalami kerugian. Metode gang digunakan
dalam penelitian ini adalah deskriptifanalisis, ya itit membahas dan menganalisis
masalah dalam perusahaan. Jenis data gang digunakan adalah data primer dan
data sekunder gang berupa angka-angka kuantitatif. Teknik pengumpulan data
gang digunakan adalah interview dengan pihak perusahaan serta literatur gang
relevan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa CV Yapanmas Portig
Prima, dalam menentukan penjualan jumlah produknga, mencapai Break Even
Point pada tingkat 85.798,91 unit stuicker cutting, senilai Rp. 171.597.626,10.
Karena Margin OfSafety (batas keamanan) atau batas penurunan tidak boleh di
bawah 71, 40%, maka perusahaan dapat melanjutkan usaha untuk perencanaan
laba tahun 2013 gang ditetapkan sebesar Rp. 1.100.217 dengan volume penjualan
550.499,u unit.

Full Text:

PDF