ANALISIS SIFAT MEKANIS MATERIAL CYLINDER BLOCK MOTOR YAMAHA MIO J DENGAN PENAMBAHAN UNSUR SILIKON (Si)

Andri Dwi Putra, Tri Mulyanto

Abstract


Blok liner silinder merupakan bagian dari blok silinder yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya proses kerja engine. Dimana pada bagian ini terjadi proses kerja proses kerja hisap, kompresi, kerja dan buang. Oleh karena itu agar tidak terjadi kebocoran kompresi yang disebabkan oleh gesekan antara ring piston dan dinding liner silinder, diperlukan dinding liner silinder yang mempunyai nilai kekerasan yang tinggi. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian komposisi kimia, pengujian kekerasan, pengujian kuat tarik dan pengujian struktur mikro. Dengan nilai kekerasan yang didapat hal ini tidak dimungkinkan untuk blok silinder bahan aluminium silikon dilakukan proses reparasi over size atau korter terhadap dinding liner blok silinder. Hal ini sangat berbeda bila dibandingkan dengan blok silinder liner pada umumnya. Pengujian komposisi kimia terlihat perbandingan sampel 1 dan sampel 2 Silikon (Si) dari 14.3% menjadi 18.7%, Tembaga (Cu) dari 2.70% menjadi 4.12% dan Aluminium (Al) dari 81.5% menjadi 75.3%. Dari hasil tersebut ada peningkatan pada Si dan Cu, akan tetapi penurunan pada Al. Pengujian struktur mikro terdapat perbandingan unsur Silikon (Si), pada sampel 1 terdapat Si lebih banyak dibandingkan dengan sampel 2. Pengujian kekerasan (metode Rockwell) terdapat perbandingan nilai rata-rata, pada sampel 1= 60 HRB dan sampel 2 = 54 HRB, lebih besar sampel 1 dibandingkan dengan sampel 2. Sehingga semakin kecil nilai rata-rata maka kekerasannya menurun. Pengujian Impact (metode Charpy) terdapat perbandingan nilai rata-rata dari 3 spesimen. Pada sampel 1 0.195 J/mm dan sampel 2 0.268 J/mm, sampel 1 lebih kecil dibandingkan dengan sampel 2, sehingga keuletannya meningkat.

Kata Kunci: Blok Silinder, Liner, Pengujian Kekerasan, Pengujian Komposisi Kimia, Pengujian Metalografi, Pengujian Impact.


Full Text:

PDF


Copyright ©2009 Universitas Gunadarma