ANALISIS KINERJA METODE LUCY-RICHARDSON DAN BLIND DECONVOLUTION

Dian Eka Apriliyani

Abstract


Deblurring merupakan operasi restorasi citra yang bertujuan untuk mengurangi efek blur atau kekaburan pada citra, sehingga citra terlihat lebih baik. Efek blur dapat terjadi akibat pergerakan dari suatu objek yang disebut motion blur, serta akibat kurang fokusnya pada saat pengambilan gambar disebut gaussian blur. Metode yang digunakan dalam proses deblurring adalah metode Lucy Richardson dan Blind Deconvolution. Kedua metode ini diujicobakan untuk diukur kinerjanya. Pengukuran kinerja dari kedua metode ini dilakukan menggunakan parameter perhitungan nilai PSNR. Proses deblurring memanfaatkan pengetahuan tentang proses terjadinya citra terdegradasi, salah satunya adalah nilai PSF, akan tetapi pada citra asli yang sudah mengalami blur akan sulit diketahui nilai PSFnya. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan perkiraan PSF dengan menggunakan UnderPSF, InitPSF, dan OverPSF. Penelitian ini didukung dengan menggunakan program komputer Matlab R2011a untuk merestorasi citra digital. Metode Blind Deconvolution memberikan nilai PSNR yang lebih besar dibandingkan dengan Lucy Richardson yang berarti metode Blind Deconvolution lebih baik dalam merestorasi citra karena semakin besar nilai PSNR semakin baik hasil citra.

 

Kata Kunci : Deblurring, Gaussian, Lucy Richardson, Blind Deconvolution


Full Text:

PDF


Copyright ©2009 Universitas Gunadarma